DOWNLOAD EBOOK TRADING FOREX | PDF PREMIUM GRATIS!!! DOWNLOAD EBOOK TRADING FOREX | PDF PREMIUM GRATIS!!!

Coba DEMO Akun, Daftar SEKARANG!!!Click Here!





Latest Products
"Apakah Forex Trading Adalah JUDI???"

Atau Peluang Mendulang DOLLAR!!!





SIGNAL FOREX PASTI PROFIT Ondong Siau

Order Detail
 SIGNAL FOREX PASTI PROFIT Ondong Siau

SIGNAL FOREX PASTI PROFIT Ondong Siau
Kali ini penulis hendak mengangkat tema yg ringan saja. Pemain foreign exchange tak butuh tiap 24 jam mengerutkan kening krn melulu memikirkan petunjuk transaksi trading forex. Sesekali kita selidik perihal yang santai saja. Intermezzo saja. Boleh dong?

Udah berapa lama kamu trading? Seminggu? Sebulan? Setahun? Lebih? Apa yang tahu alias sedang pembaca perhatikan sekarang?

Saya hendak berbagi pengetahuan mulai dari awal penulis transaksi trading di tahun 2005. Ada tidak semua step tempo mata uang asing trading mulai merasuki kehidupan saya. Mungkin juga bapak/ibu mengalaminya.

SIGNAL FOREX PASTI PROFIT Ondong Siau
Fase 1: Up to empat Tiga Puluh hari pertama
Di langkah ini, anda merasa sangat bersemangat. Rata-Rata malah di langkah ini profit dari transaksi trading sanggup bapak/ibu terima dgn relatif efektif (aneh ya?). Malahan akhir pekan yaitu wkt yang menyedihkan, krn pada day Sabtu & Minggu pasar tutup. Itu artinya tiada pips di dua 24 jam tersebut, yg artinya juga tiada dollar yg masuk ke akun bank Anda. Kalau ada pemeo berbunyi “I hate Mondays”, malah jurangan memperoleh jargon “I hate weekends”. Begitu 24 hour Senin tiba, bapak/ibu bangun pagi dgn wajah berseri-seri. Ready to rumble!

Obrolan boss masing-masing day pun nggak jauh dari hal-hal berbau trading. Di setiap kesempatan, bertemu dgn siapa pun, kamu berupaya buat menggiring perihal percakapan ke arah trading. Status-status Facebook atau Twitter masing-masing day juga sebagaimana itu, dilampiri screenshot chart lengkap dgn peringkat entry yg tengah floating profit, berhias status semacam “Lanjut dgn kata lain close yaaa…?”, dgn kata lain “Lumayan juga utk beli cendol”, dengan kata lain diberi bumbu relijius semacam “Alhamdulillah 24 jam ini bisa wihtdraw lagi.” Ya, semacam itulah. Istilah saya, lagi “genit-genitnya trading”.

SIGNAL FOREX PASTI PROFIT Ondong Siau

 SIGNAL FOREX PASTI PROFIT Ondong Siau

Langkah 2: Beberapa 31 hari kemudian….
Nah, beda dengan fase pertama, di fase ini kebanyakan loss demi kerugian mulai menghampiri. Umumnya juga, pemain pemula (termasuk penulis dulu) mulai “rajin” menerapkan locking. Ini mungkin dpt juga dikenal dengan fase “pusing 7 keliling”.

Karena tekor yang di-locking itu rata-rata berlanjut berhari-hari (bahkan mampu sampai berbulan-bulan), lazimnya terbawa dalam mimpi. Sanggup jadi agan terbangun di tengah malam karna mimpi buruk, melihat locking­-an tiba-tiba udah terbuka namun minus-nya jadi makin besar. Alias terlebih saat baru memejamkan mata saat mau tidur, yg terbayang di pelupuk mata ialah running price. 1.0334… 1.0330… 1.0300… 1.0100… “Lho, lho… kok semakin turun? Masih ada buy di atas nih…!” Akhirnya tidak jadi tidur, balik ke meja komputer dengan memelototi chart.

Di step ini, umumnya mata hendak lbh bengkak daripada biasanya. Muka pun dpt jadi lebih pucat, seakan menanggung beban hidup yg teramat berat.

Oh ya, di fase ini umumnya seseorang mau menjelma extra relijius. Ia hendak lebih byk berdoa pada Tuhan, beserta doanya lama kelamaan habis-habisan tempo lagi loss. Apalagi mereka yg kebetulan mengelola modal orang lain. Bila mesti sampai nangis bombay.

SIGNAL FOREX PASTI PROFIT Ondong Siau
Step 3: To be or not to be
Step ini memutuskan saat depan karir transaksi trading seseorang. Entah dia berhenti, alias lanjut. Kalau berhenti, kebanyakan karena kapok alias benar-benar uangnya udah habis. Kalau lanjut, biasanya karena ia masih penasaran kepingin berhasil di dunia trading forex, dengan kata lain sebab emang sudah memperoleh “ilmu” yang memadai. Intinya sudah belajar lbh baik lagi lah.

Kalau berhenti, ya sudah, ceritanya berakhir hingga di sini. Kalau lanjut, bermakna masuk ke fase selanjutnya.

SIGNAL FOREX PASTI PROFIT Ondong Siau
Step 4: Show must go on
Di langkah ini ada dua jenis trader: pemain yang bebal, beserta yg sudah belajar. Kalau tipe yang bebal, ia melanjutkan trading forexnya karna sebenarnya penasaran dan “uang lebih”-nya masih banyak. Yg rupa ini tak wajib kita bahaslah.

Adapun yang golongan “well-educated trader”, ia merasa sudah keren menjadi trader krn udah byk belajar. Entah itu full-time alias part-time trader, pokoknya trader. Di fase ini, bapak/ibu justru udah tak terlalu kadang-kadang berbicara berhubungan transaksi trading dgn non-trader, kecuali k'lo ditanya.

Teman-teman jurangan sudah mengartikan penguasaan bapak/ibu beserta bagusnya ialah kamu sendiri udah sanggup menilai kemampuan diri sendiri. Tidak nggak sering ada teman (non-trader) bertanya, “Dollar kepingin ke mana nih?” sementara itu agan enggak sudah transaksi trading USD/IDR. Dgn Kata Lain ada yg bertanya, “IHSG menguat lagi ya?” Atau, “Gimana doktrin lo mengenai ekonomi pd waktu Jokowi ini?” bapak/ibu sudah dianggap sekaliber ekonom. Pusing deh. Namun positifnya, pelajaran beserta wawasan pembaca justru jadi makin luas.

Namun, di langkah ini jurangan dpt dikatakan matang sebagai seorang trader. Matang lho ya, tanpa expert. Artinya, anda mau mempertimbangkan dgn bagus setiap ketetapan yang pembaca ambil. Sampai-Sampai kehati-hatian semacam itu juga hendak bapak/ibu pakaikan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap tindakan alias hasil mau agan ukur plus-minusnya.

Nah, itulah sekelumit apa yg sudah penulis alami mulai dari awal karir saya sebagai trader. Seperti yg saya katakan tadi, ini cuman intermezzo. Jangan ditanya pilar teorinya, ya jelas tidak ada.

 SIGNAL FOREX PASTI PROFIT Ondong Siau

SIGNAL FOREX PASTI PROFIT Ondong Siau

SIGNAL FOREX PASTI PROFIT Ondong Siau

SIGNAL FOREX REVIEW Barabai

Order Detail
 SIGNAL FOREX REVIEW Barabai

SIGNAL FOREX REVIEW Barabai
Kali ini saya ingin mengangkat konsepsi yg ringan saja. Trader forex enggak mesti masing-masing hari mengerutkan kening krn melulu memikirkan tutorial transaksi trading forex. Sesekali kita selidik ihwal yang santai saja. Intermezzo saja. Boleh dong?

Udah berapa lama bapak/ibu trading? Seminggu? Sebulan? Setahun? Lebih? Apa yang sudah dengan kata lain sedang anda liat sekarang?

Saya hendak berbagi pengetahuan mulai dari awal saya transaksi trading di tahun 2005. Ada tidak semua langkah pada waktu mata uang asing trading mulai merasuki kehidupan saya. Mungkin juga bro/sis mengalaminya.

SIGNAL FOREX REVIEW Barabai
Step 1: Up to empat 30 hari pertama
Di step ini, bro/sis merasa amat bersemangat. Biasanya justru di langkah ini laba dari transaksi trading mampu bapak/ibu jumpai dengan relatif tidak ribet (aneh ya?). Terlebih akhir pekan ialah masa yg menyedihkan, krn pada 24 hour Sabtu bersama Minggu pasar tutup. Itu artinya tiada pips di dua 24 jam tersebut, yg artinya juga tiada dollar yang masuk ke rekening bank Anda. Kalau ada pemeo berbunyi “I hate Mondays”, malah bapak/ibu memperoleh jargon “I hate weekends”. Begitu 24 hour Senin tiba, jurangan bangun pagi dengan wajah berseri-seri. Ready to rumble!

Obrolan agan tiap hari pun nggak jauh dari hal-hal berbau trading. Di masing-masing kesempatan, bertemu dgn siapa pun, agan berupaya utk menggiring persoalan percakapan ke tujuan trading. Status-status Facebook alias Twitter masing-masing hari juga semacam itu, dilampiri screenshot chart lengkap dgn peringkat entry yg tengah floating profit, berhias status semacam “Lanjut dengan kata lain close yaaa…?”, dengan kata lain “Lumayan juga untuk belanja cendol”, dengan kata lain diberi ramuan relijius seperti “Alhamdulillah 24 hour ini dapat wihtdraw lagi.” Ya, semacam itulah. Istilah saya, lagi “genit-genitnya trading”.

SIGNAL FOREX REVIEW Barabai

 SIGNAL FOREX REVIEW Barabai

Step 2: Nggak Semua bln kemudian….
Nah, beda dengan fase pertama, di step ini lazimnya kerugian demi loss mulai menghampiri. Biasanya juga, trader pemula (termasuk saya dulu) mulai “rajin” menerapkan locking. Ini mungkin mampu juga dikenal dengan fase “pusing tujuh keliling”.

Sebab loss yg di-locking itu lazimnya berlanjut berhari-hari (bahkan mampu hingga berbulan-bulan), umumnya terbawa dlm mimpi. Dpt jadi anda terbangun di tengah malam krn mimpi buruk, menyaksikan locking­-an tiba-tiba udah terbuka namun minus-nya jadi semakin besar. Dengan Kata Lain bahkan momen baru memejamkan mata selagi akan tidur, yg terbayang di pelupuk mata ialah running price. 1.0334… 1.0330… 1.0300… 1.0100… “Lho, lho… kok makin turun? Masih ada buy di atas nih…!” Akhirnya tidak jadi tidur, balik ke meja komputer serta memelototi chart.

Di step ini, lazimnya mata bakal extra bengkak daripada biasanya. Muka pun sanggup jadi extra pucat, seakan menanggung beban hidup yang teramat berat.

Oh ya, di fase ini umumnya pribadi mau berubah ekstra relijius. Ia hendak ekstra byk berdoa pada Tuhan, dan doanya semakin gencar saat lagi loss. Apalagi mereka yg kebetulan mengelola modal orang lain. Bila kudu hingga nangis bombay.

SIGNAL FOREX REVIEW Barabai
Langkah 3: To be or not to be
Step ini menentukan saat depan karir trading seseorang. Entah dia berhenti, atau lanjut. Kalau berhenti, umumnya sebab kapok alias memang uangnya udah habis. Kalau lanjut, lazimnya karena ia masih penasaran hendak berhasil di dunia trading forex, alias sebab kenyataannya udah menemukan “ilmu” yang memadai. Intinya sudah belajar lebih baik lagi lah.

Kalau berhenti, ya sudah, ceritanya berakhir hingga di sini. Kalau lanjut, berarti masuk ke langkah selanjutnya.

SIGNAL FOREX REVIEW Barabai
Fase 4: Show must go on
Di step ini ada dua rupa trader: pemain yang bebal, bersama yang udah belajar. Kalau jenis yang bebal, ia melanjutkan trading forexnya karna sebenarnya penasaran bersama “uang lebih”-nya masih banyak. Yg model ini enggak butuh kita bahaslah.

Adapun yg golongan “well-educated trader”, ia merasa sudah keren menjelma trader karena sudah banyak belajar. Entah itu full-time dgn kata lain part-time trader, pokoknya trader. Di langkah ini, agan justru udah tak terlampau kerap chatting berkaitan transaksi trading dgn non-trader, kecuali bila ditanya.

Teman-teman boss udah menafsirkan kepandaian anda dengan bagusnya ialah pembaca mandiri sudah sanggup menghitung kemahiran diri sendiri. Tidak langka ada temen (non-trader) bertanya, “Dollar ingin ke mana nih?” sementara itu agan tak sempat transaksi trading USD/IDR. Atau ada yang bertanya, “IHSG menguat lagi ya?” Atau, “Gimana tafsiran lo tentang ekonomi pd saat Jokowi ini?” anda sudah dianggap sekaliber ekonom. Pusing deh. Tetapi positifnya, ilmu dengan wawasan anda justru jadi makin luas.

Namun, di fase ini bro/sis sanggup dikatakan matang selaku seorang trader. Matang lho ya, tanpa expert. Artinya, bapak/ibu bakal mempertimbangkan dgn baik tiap dekrit yang boss ambil. Lebih-Lebih kehati-hatian seperti itu juga bakal boss pakekan dlm kehidupan sehari-hari. Tiap tindakan dgn kata lain kesimpulan hendak bro/sis ukur plus-minusnya.

Nah, itulah sekelumit apa yg tahu penulis natural mulai dari awal karir saya sbg trader. Sebagaimana yg saya katakan tadi, ini cuman intermezzo. Jangan ditanya asas teorinya, ya jelas nggak ada.

 SIGNAL FOREX REVIEW Barabai

SIGNAL FOREX REVIEW Barabai

SIGNAL FOREX REVIEW Barabai

TRADING SAHAM SIMULASI Cikarang

Order Detail
 TRADING SAHAM SIMULASI Cikarang

TRADING SAHAM SIMULASI Cikarang
Kali ini penulis kepingin mengangkat tema yg ringan saja. Pemain mata uang enggak mesti setiap 24 jam mengerutkan kening karna melulu memikirkan pola trading forex. Sesekali kita selidik perkara yg santai saja. Intermezzo saja. Boleh dong?

Sudah berapa lama kamu trading? Seminggu? Sebulan? Setahun? Lebih? Apa yg tahu dengan kata lain sedang jurangan liat sekarang?

Penulis kepingin berbagi pengalaman mulai dari awal penulis trading di thn 2005. Ada sebagian langkah tempo mata uang trading mulai merasuki kehidupan saya. Mungkin juga boss mengalaminya.

TRADING SAHAM SIMULASI Cikarang
Step 1: Up to empat bulanan pertama
Di step ini, pembaca merasa sangat bersemangat. Umumnya justru di langkah ini cuan dari trading bisa anda dapatkan dgn relatif simple (aneh ya?). Terlebih akhir pekan adalah masa yang menyedihkan, karna pd 24 hour Sabtu serta Minggu market tutup. Itu artinya tiada pips di dua day tersebut, yang artinya juga tiada dollar yang masuk ke rekening bank Anda. Kalau ada pemeo berbunyi “I hate Mondays”, malah agan memiliki jargon “I hate weekends”. Begitu 24 hour Senin tiba, boss bangun pagi dgn wajah berseri-seri. Ready to rumble!

Obrolan bapak/ibu setiap 24 hour pun tidak jauh dari hal-hal berbau trading. Di masing-masing kesempatan, bertemu dengan siapa pun, pembaca berupaya untuk menggiring persoalan percakapan ke tujuan trading. Status-status Facebook alias Twitter tiap hari juga seperti itu, dilampiri screenshot chart lengkap dengan peringkat entry yg tengah floating profit, berhias status semacam “Lanjut dengan kata lain close yaaa…?”, atau “Lumayan juga bakal pesan cendol”, dengan kata lain diberi bumbu relijius serupa “Alhamdulillah hari ini mampu wihtdraw lagi.” Ya, semacam itulah. Istilah saya, lagi “genit-genitnya trading”.

TRADING SAHAM SIMULASI Cikarang

 TRADING SAHAM SIMULASI Cikarang

Langkah 2: Sebagian bulan kemudian….
Nah, beda dgn langkah pertama, di fase ini kebanyakan tekor demi tekor mulai menghampiri. Lazimnya juga, pemain pemula (termasuk saya dulu) mulai “rajin” memakaikan locking. Ini mungkin dpt juga disebut step “pusing tujuh keliling”.

Karena loss yg di-locking itu kebanyakan berlanjut berhari-hari (bahkan dapat sampai berbulan-bulan), umumnya terbawa dalam mimpi. Dapat jadi agan terbangun di tengah malam sebab mimpi buruk, menengok locking­-an tiba-tiba sudah terbuka tapi minus-nya jadi makin besar. Dgn Kata Lain bahkan selagi baru memejamkan mata ketika bakal tidur, yang terbayang di pelupuk mata yakni running price. 1.0334… 1.0330… 1.0300… 1.0100… “Lho, lho… kok makin turun? Masih ada buy di atas nih…!” Akhirnya tak jadi tidur, balik ke meja komputer beserta memelototi chart.

Di langkah ini, rata-rata mata hendak lebih bengkak daripada biasanya. Wajah pun dpt jadi lebih pucat, seakan menanggung beban hidup yang teramat berat.

Oh ya, di step ini kebanyakan seseorang bakal menjelma lebih relijius. Ia hendak extra byk beribadah pd Tuhan, bersama doanya semakin gencar selagi lagi loss. Apalagi mereka yang kebetulan mengelola modal orang lain. Bila butuh hingga nangis bombay.

TRADING SAHAM SIMULASI Cikarang
Step 3: To be or not to be
Step ini menentukan saat depan karir transaksi trading seseorang. Entah dia berhenti, atau lanjut. Kalau berhenti, biasanya karena kapok alias kenyataannya uangnya sudah habis. Kalau lanjut, biasanya sebab ia masih penasaran hendak sukses di dunia trading forex, atau krn kenyataannya udah mendapatkan “ilmu” yg memadai. Intinya udah berlatih lbh baik lagi lah.

Kalau berhenti, ya sudah, ceritanya berakhir hingga di sini. Kalau lanjut, berarti masuk ke step selanjutnya.

TRADING SAHAM SIMULASI Cikarang
Fase 4: Show must go on
Di fase ini ada 2 tipe trader: trader yg bebal, & yang sudah belajar. Kalau tipe yang bebal, ia melanjutkan trading forexnya karna kenyataannya penasaran beserta “uang lebih”-nya masih banyak. Yang rupa ini nggak mesti kita bahaslah.

Adapun yg golongan “well-educated trader”, ia merasa sudah keren berubah trader karena sudah banyak belajar. Entah itu full-time dengan kata lain part-time trader, pokoknya trader. Di langkah ini, boss justru sudah nggak kelewat acap berbicara tentang transaksi trading dgn non-trader, kecuali kalau ditanya.

Teman-teman jurangan sudah mengerti kemampuan pembaca dengan bagusnya yakni anda independen udah bisa menilai kapabilitas diri sendiri. Tak tdk sering ada temen (non-trader) bertanya, “Dollar kepingin ke mana nih?” sedangkan pembaca tak sudah transaksi trading USD/IDR. Alias ada yg bertanya, “IHSG menguat lagi ya?” Atau, “Gimana ide lo berhubungan ekonomi pd saat Jokowi ini?” pembaca udah dianggap sekaliber ekonom. Pusing deh. Namun positifnya, ilmu bersama wawasan pembaca malah jadi semakin luas.

Namun, di langkah ini agan dapat dikatakan matang bagaikan seorang trader. Matang lho ya, tidak expert. Artinya, bro/sis bakal mempertimbangkan dgn positive setiap dekrit yg agan ambil. Terlebih kehati-hatian sebagaimana itu juga bakal pembaca terapkan dlm kehidupan sehari-hari. Tiap tindakan dgn kata lain keputusan bakal boss ukur plus-minusnya.

Nah, itulah sekelumit apa yang tahu saya alami mulai dari awal karir saya bagaikan trader. Semacam yg penulis katakan tadi, ini sekadar intermezzo. Jangan ditanya patokan teorinya, ya jelas tak ada.

 TRADING SAHAM SIMULASI Cikarang

TRADING SAHAM SIMULASI Cikarang

TRADING SAHAM SIMULASI Cikarang

TRADING SAHAM PERUSAHAAN Gunung Mas

Order Detail
 TRADING SAHAM PERUSAHAAN Gunung Mas

TRADING SAHAM PERUSAHAAN Gunung Mas
Kali ini saya hendak mengangkat sketsa yang ringan saja. Pemain forex tidak usah masing-masing day mengerutkan kening krn melulu memikirkan cara transaksi trading forex. Sesekali kita selidik problem yg santai saja. Intermezzo saja. Boleh dong?

Udah berapa lama kamu trading? Seminggu? Sebulan? Setahun? Lebih? Apa yang pernah dgn kata lain sedang bro/sis rasakan sekarang?

Penulis kepingin berbagi experiance mulai dari awal saya transaksi trading di tahun 2005. Ada nggak semua langkah kala valuta asing transaksi trading mulai merasuki kehidupan saya. Mungkin juga boss mengalaminya.

TRADING SAHAM PERUSAHAAN Gunung Mas
Step 1: Up to empat bln pertama
Di fase ini, pembaca merasa amat bersemangat. Lazimnya malah di step ini cuan dari transaksi trading dapat anda jumpai dgn relatif efektif (aneh ya?). Bahkan akhir pekan yaitu saat yg menyedihkan, krn pd day Sabtu bersama Minggu pasar tutup. Itu artinya tiada pips di dua day tersebut, yang artinya juga tiada dollar yang masuk ke rekening bank Anda. Kalau ada pemeo berbunyi “I hate Mondays”, justru bapak/ibu memperoleh jargon “I hate weekends”. Begitu day Senin tiba, kamu bangun pagi dengan muka berseri-seri. Ready to rumble!

Obrolan bro/sis setiap 24 hour pun tidak jauh dari hal-hal berbau trading. Di setiap kesempatan, bertemu dengan siapa pun, kamu berupaya buat menggiring kondisi percakapan ke sisi trading. Status-status Facebook dgn kata lain Twitter masing-masing 24 hour juga semacam itu, dilampiri screenshot chart lengkap dengan level entry yang tengah floating profit, berhias status semacam “Lanjut atau close yaaa…?”, atau “Lumayan juga buat berbelanja cendol”, dgn kata lain diberi resep relijius semacam “Alhamdulillah 24 hour ini dapat wihtdraw lagi.” Ya, semacam itulah. Istilah saya, lagi “genit-genitnya trading”.

TRADING SAHAM PERUSAHAAN Gunung Mas

 TRADING SAHAM PERUSAHAAN Gunung Mas

Step 2: Nggak Semua bulanan kemudian….
Nah, beda dengan langkah pertama, di fase ini umumnya tekor demi kerugian mulai menghampiri. Biasanya juga, pemain pemula (termasuk saya dulu) mulai “rajin” menerapkan locking. Ini mungkin sanggup juga disebut langkah “pusing tujuh keliling”.

Karna kerugian yang di-locking itu rata-rata berlanjut berhari-hari (bahkan sanggup hingga berbulan-bulan), biasanya terbawa dalam mimpi. Dpt jadi bro/sis terbangun di tengah malam sebab mimpi buruk, memandang locking­-an tiba-tiba sudah terbuka namun minus-nya jadi semakin besar. Atau sampai-sampai tempo baru memejamkan mata ketika bakal tidur, yg terbayang di pelupuk mata merupakan running price. 1.0334… 1.0330… 1.0300… 1.0100… “Lho, lho… kok makin turun? Masih ada buy di atas nih…!” Akhirnya tidak jadi tidur, balik ke meja komputer bersama memelototi chart.

Di fase ini, kebanyakan mata hendak extra bengkak ketimbang biasanya. Muka pun mampu jadi lebih pucat, seakan menanggung beban hidup yang teramat berat.

Oh ya, di fase ini kebanyakan pribadi mau berubah ekstra relijius. Ia bakal extra banyak beribadah pada Tuhan, serta doanya lama kelamaan gencar saat lagi loss. Apalagi mereka yang kebetulan mengelola modal orang lain. Bila butuh sampai nangis bombay.

TRADING SAHAM PERUSAHAAN Gunung Mas
Langkah 3: To be or not to be
Langkah ini memutuskan masa depan karir trading seseorang. Entah dia berhenti, atau lanjut. Kalau berhenti, lazimnya krn kapok dgn kata lain memang uangnya udah habis. Kalau lanjut, umumnya karena ia masih penasaran ingin berhasil di dunia trading forex, dgn kata lain karna kenyataannya sudah menemukan “ilmu” yg memadai. Intinya sudah berlatih ekstra bagus lagi lah.

Kalau berhenti, ya sudah, ceritanya berakhir hingga di sini. Kalau lanjut, bermakna masuk ke step selanjutnya.

TRADING SAHAM PERUSAHAAN Gunung Mas
Langkah 4: Show must go on
Di fase ini ada dua tipe trader: pemain yg bebal, dan yg sudah belajar. Kalau tipe yg bebal, ia melanjutkan trading forexnya sebab memang penasaran serta “uang lebih”-nya masih banyak. Yang jenis ini tidak kudu kita bahaslah.

Adapun yg golongan “well-educated trader”, ia merasa sudah keren berubah trader karena sudah byk belajar. Entah itu full-time dgn kata lain part-time trader, pokoknya trader. Di step ini, bapak/ibu justru sudah nggak banget kadang-kadang berbicara tentang trading dengan non-trader, kecuali kalau ditanya.

Teman-teman anda udah mengartikan kemampuan jurangan beserta bagusnya ialah jurangan mandiri udah mampu menghitung keahlian diri sendiri. Tidak jarang ada temen (non-trader) bertanya, “Dollar kepingin ke mana nih?” sementara itu agan tidak pernah trading USD/IDR. Dengan Kata Lain ada yang bertanya, “IHSG menguat lagi ya?” Atau, “Gimana tinjauan lo berkaitan ekonomi pada waktu Jokowi ini?” boss udah dianggap sekaliber ekonom. Pusing deh. Tapi positifnya, pelajaran & wawasan kamu malah jadi makin luas.

Namun, di langkah ini kamu dpt dikatakan matang selaku seorang trader. Matang lho ya, enggak expert. Artinya, anda mau mempertimbangkan dgn positive masing-masing kepastian yang jurangan ambil. Bahkan kehati-hatian semacam itu juga bakal agan terapkan dlm kehidupan sehari-hari. Tiap tindakan dengan kata lain dekrit bakal pembaca ukur plus-minusnya.

Nah, itulah sedikit apa yg sudah penulis natural mulai dari awal karir saya sbg trader. Sebagaimana yg penulis katakan tadi, ini sekadar intermezzo. Jangan ditanya pedoman teorinya, ya jelas tak ada.


TRADING SAHAM PERUSAHAAN Gunung Mas

TRADING SAHAM PERUSAHAAN Gunung Mas

TRADING SAHAM HARI SABTU Grobogan

Order Detail
 TRADING SAHAM HARI SABTU Grobogan

TRADING SAHAM HARI SABTU Grobogan
Kali ini saya mau mengangkat tema yang ringan saja. Pemain forex tak butuh setiap 24 jam mengerutkan kening krn melulu memikirkan bimbingan trading forex. Sesekali kita selidik keadaan yang santai saja. Intermezzo saja. Boleh dong?

Sudah berapa lama agan trading? Seminggu? Sebulan? Setahun? Lebih? Apa yg tahu dengan kata lain sedang boss perhatikan sekarang?

Saya mau berbagi pengalaman mulai dari awal saya trading di thn 2005. Ada nggak semua step tempo valuta asing trading mulai merasuki kehidupan saya. Mungkin juga boss mengalaminya.

TRADING SAHAM HARI SABTU Grobogan
Fase 1: Up to empat 31 hari pertama
Di langkah ini, pembaca merasa amat bersemangat. Lazimnya malah di langkah ini untung dari trading dpt pembaca terima dgn relatif efektif (aneh ya?). Sampai-Sampai akhir pekan yakni saat yg menyedihkan, karena pd 24 hour Sabtu & Minggu pasar tutup. Itu artinya tiada pips di 2 hari tersebut, yg artinya juga tiada dollar yg masuk ke akun Anda. Kalau ada pemeo berbunyi “I hate Mondays”, justru bro/sis memiliki jargon “I hate weekends”. Begitu 24 hour Senin tiba, bro/sis bangun pagi dengan muka berseri-seri. Ready to rumble!

Obrolan jurangan tiap hari pun nggak jauh dari hal-hal berbau trading. Di setiap kesempatan, bertemu dgn siapa pun, bapak/ibu berupaya buat menggiring persoalan percakapan ke sisi trading. Status-status Facebook alias Twitter masing-masing 24 hour juga seperti itu, dilampiri screenshot chart lengkap dgn peringkat entry yang tengah floating profit, berhias status semacam “Lanjut atau close yaaa…?”, dengan kata lain “Lumayan juga utk beli cendol”, dengan kata lain diberi bumbu relijius seperti “Alhamdulillah 24 hour ini sanggup wihtdraw lagi.” Ya, semacam itulah. Istilah saya, lagi “genit-genitnya trading”.

TRADING SAHAM HARI SABTU Grobogan

 TRADING SAHAM HARI SABTU Grobogan

Langkah 2: Tdk Semua 31 hari kemudian….
Nah, beda dgn fase pertama, di fase ini kebanyakan tekor demi loss mulai menghampiri. Lazimnya juga, pemain pemula (termasuk penulis dulu) mulai “rajin” menggunakan locking. Ini mungkin dapat juga disebut step “pusing tujuh keliling”.

Krn tekor yang di-locking itu rata-rata berlanjut berhari-hari (bahkan sanggup sampai berbulan-bulan), lazimnya terbawa dalam mimpi. Bisa jadi kamu terbangun di tengah malam karna mimpi buruk, menonton locking­-an tiba-tiba sudah terbuka namun minus-nya jadi makin besar. Dgn Kata Lain terlebih pada waktu baru memejamkan mata tempo hendak tidur, yang terbayang di pelupuk mata ialah running price. 1.0334… 1.0330… 1.0300… 1.0100… “Lho, lho… kok semakin turun? Masih ada buy di atas nih…!” Akhirnya tidak jadi tidur, balik ke meja komputer beserta memelototi chart.

Di step ini, lazimnya mata bakal ekstra bengkak daripada biasanya. Muka pun bisa jadi lbh pucat, seakan menanggung beban hidup yang teramat berat.

Oh ya, di fase ini biasanya pribadi bakal berubah ekstra relijius. Ia hendak ekstra banyak berdoa pada Tuhan, & doanya lama kelamaan gencar saat lagi loss. Apalagi mereka yang kebetulan mengelola kapital orang lain. Bila wajib hingga nangis bombay.

TRADING SAHAM HARI SABTU Grobogan
Step 3: To be or not to be
Langkah ini memastikan waktu depan karir transaksi trading seseorang. Entah dia berhenti, dgn kata lain lanjut. Kalau berhenti, umumnya sebab kapok alias emang uangnya sudah habis. Kalau lanjut, umumnya sebab ia masih penasaran mau sukses di dunia transaksi trading forex, dgn kata lain krn benar-benar udah menerima “ilmu” yang memadai. Intinya sudah berlatih lbh positif lagi lah.

Kalau berhenti, ya sudah, ceritanya berakhir sampai di sini. Kalau lanjut, bermakna masuk ke langkah selanjutnya.

TRADING SAHAM HARI SABTU Grobogan
Step 4: Show must go on
Di langkah ini ada 2 model trader: trader yg bebal, dengan yang udah belajar. Kalau rupa yang bebal, ia melanjutkan trading forexnya karena sebenarnya penasaran serta “uang lebih”-nya masih banyak. Yg jenis ini nggak perlu kita bahaslah.

Adapun yang golongan “well-educated trader”, ia merasa udah hebat menjelma trader karena sudah byk belajar. Entah itu full-time dengan kata lain part-time trader, pokoknya trader. Di langkah ini, jurangan justru sudah tak betul-betul kerap chatting tentang transaksi trading dengan non-trader, kecuali k'lo ditanya.

Teman-teman kamu udah menafsirkan kapabilitas kamu serta bagusnya yaitu anda sorangan udah dapat menilai kemampuan diri sendiri. Enggak langka ada teman (non-trader) bertanya, “Dollar kepingin ke mana nih?” padahal boss nggak pernah trading USD/IDR. Dgn Kata Lain ada yang bertanya, “IHSG menguat lagi ya?” Atau, “Gimana tinjauan lo mengenai ekonomi pd waktu Jokowi ini?” anda udah dianggap sekaliber ekonom. Pusing deh. Tapi positifnya, pelajaran dan wawasan boss justru jadi semakin luas.

Namun, di step ini bapak/ibu dpt dikatakan matang sebagai seorang trader. Matang lho ya, tak expert. Artinya, kamu hendak mempertimbangkan dengan positive tiap hasil yang boss ambil. Malahan kehati-hatian serupa itu juga bakal boss pakaikan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap tindakan alias kesimpulan akan bapak/ibu ukur plus-minusnya.

Nah, itulah sepenggal apa yang sempat penulis natural mulai dari awal karir penulis selaku trader. Seperti yg saya katakan tadi, ini cuma intermezzo. Jangan ditanya pegangan teorinya, ya jelas nggak ada.

 TRADING SAHAM HARI SABTU Grobogan

TRADING SAHAM HARI SABTU Grobogan

TRADING SAHAM HARI SABTU Grobogan

BELAJAR MAIN FOREX PEMULA Perak Timur

Order Detail
 BELAJAR MAIN FOREX PEMULA Perak Timur

BELAJAR MAIN FOREX PEMULA Perak Timur
Kali ini penulis ingin mengangkat konsepsi yg ringan saja. Pemain mata uang nggak perlu masing-masing hari mengerutkan kening sebab melulu memikirkan pola trading forex. Sesekali kita bahas masalah yg santai saja. Intermezzo saja. Boleh dong?

Sudah berapa lama kamu trading? Seminggu? Sebulan? Setahun? Lebih? Apa yg sudah dgn kata lain sedang boss liat sekarang?

Penulis hendak berbagi experiance mulai dari awal saya transaksi trading di tahun 2005. Ada sebagian step momen mata uang asing transaksi trading mulai merasuki kehidupan saya. Mungkin juga bro/sis mengalaminya.

BELAJAR MAIN FOREX PEMULA Perak Timur
Fase 1: Up to empat bulanan pertama
Di fase ini, bro/sis merasa amat bersemangat. Biasanya justru di langkah ini profit dari trading sanggup anda jumpai dengan relatif efektif (aneh ya?). Sampai-Sampai akhir pekan yakni saat yang menyedihkan, karena pd hari Sabtu & Minggu market tutup. Itu artinya tiada pips di dua 24 jam tersebut, yang artinya juga tiada dollar yg masuk ke rekening bank Anda. Kalau ada pemeo berbunyi “I hate Mondays”, justru bapak/ibu mempunyai jargon “I hate weekends”. Begitu day Senin tiba, boss bangun pagi dgn wajah berseri-seri. Ready to rumble!

Obrolan boss tiap 24 jam pun nggak jauh dari hal-hal berbau trading. Di masing-masing kesempatan, bertemu dengan siapa pun, kamu berupaya bakal menggiring perkara percakapan ke tujuan trading. Status-status Facebook dgn kata lain Twitter tiap day juga semacam itu, dilampiri screenshot chart lengkap dengan ambang entry yang tengah floating profit, berhias status semacam “Lanjut dengan kata lain close yaaa…?”, dengan kata lain “Lumayan juga bakal membeli cendol”, dgn kata lain diberi resep relijius seperti “Alhamdulillah 24 hour ini dapat wihtdraw lagi.” Ya, semacam itulah. Istilah saya, lagi “genit-genitnya trading”.

BELAJAR MAIN FOREX PEMULA Perak Timur

 BELAJAR MAIN FOREX PEMULA Perak Timur

Fase 2: Sebagian bulan kemudian….
Nah, beda dengan fase pertama, di step ini rata-rata loss demi tekor mulai menghampiri. Kebanyakan juga, trader pemula (termasuk saya dulu) mulai “rajin” menerapkan locking. Ini mungkin dapat juga disebut langkah “pusing tujuh keliling”.

Sebab kerugian yg di-locking itu kebanyakan berlanjut berhari-hari (bahkan sanggup sampai berbulan-bulan), lazimnya terbawa dalam mimpi. Mampu jadi bro/sis terbangun di tengah malam sebab mimpi buruk, menonton locking­-an tiba-tiba sudah terbuka tapi minus-nya jadi semakin besar. Dgn Kata Lain terlebih pada waktu baru memejamkan mata kala hendak tidur, yang terbayang di pelupuk mata yaitu running price. 1.0334… 1.0330… 1.0300… 1.0100… “Lho, lho… kok makin turun? Masih ada buy di atas nih…!” Akhirnya tak jadi tidur, balik ke meja komputer serta memelototi chart.

Di langkah ini, umumnya mata mau extra bengkak daripada biasanya. Wajah pun bisa jadi extra pucat, seakan menanggung beban hidup yg teramat berat.

Oh ya, di step ini lazimnya seseorang bakal menjelma ekstra relijius. Ia mau extra byk beribadah pada Tuhan, serta doanya semakin habis-habisan ketika lagi loss. Apalagi mereka yang kebetulan mengelola modal orang lain. Bila perlu sampai nangis bombay.

BELAJAR MAIN FOREX PEMULA Perak Timur
Langkah 3: To be or not to be
Step ini memutuskan wkt depan karir transaksi trading seseorang. Entah dia berhenti, dengan kata lain lanjut. Kalau berhenti, lazimnya sebab kapok alias benar-benar uangnya udah habis. Kalau lanjut, umumnya sebab ia masih penasaran hendak berhasil di dunia trading forex, alias karna emang sudah menerima “ilmu” yang memadai. Intinya udah belajar extra positive lagi lah.

Kalau berhenti, ya sudah, ceritanya berakhir hingga di sini. Kalau lanjut, bermakna masuk ke langkah selanjutnya.

BELAJAR MAIN FOREX PEMULA Perak Timur
Langkah 4: Show must go on
Di langkah ini ada dua jenis trader: trader yg bebal, & yang udah belajar. Kalau rupa yg bebal, ia melanjutkan transaksi trading forexnya sebab kenyataannya penasaran dengan “uang lebih”-nya masih banyak. Yg rupa ini nggak usah kita bahaslah.

Adapun yg golongan “well-educated trader”, ia merasa sudah keren menjelma trader karna sudah banyak belajar. Entah itu full-time dgn kata lain part-time trader, pokoknya trader. Di fase ini, agan malah sudah tidak terlalu sewaktu-waktu chat berhubungan trading dengan non-trader, kecuali kalo ditanya.

Teman-teman bro/sis sudah menafsirkan kemahiran kamu dengan bagusnya yakni jurangan mandiri udah mampu menghitung kapasitas diri sendiri. Tak tidak sering ada sahabat (non-trader) bertanya, “Dollar mau ke mana nih?” sedangkan anda tak sempat transaksi trading USD/IDR. Dgn Kata Lain ada yang bertanya, “IHSG menguat lagi ya?” Atau, “Gimana falsafah lo berkaitan ekonomi pada saat Jokowi ini?” anda udah dianggap sekaliber ekonom. Pusing deh. Tetapi positifnya, pemahaman serta wawasan pembaca malah jadi makin luas.

Namun, di fase ini bro/sis bisa dikatakan matang bagaikan seorang trader. Matang lho ya, nggak expert. Artinya, jurangan akan mempertimbangkan dgn baik masing-masing dekrit yg jurangan ambil. Sampai-Sampai kehati-hatian semacam itu juga hendak boss terapkan dlm kehidupan sehari-hari. Masing-Masing tindakan dgn kata lain dekrit akan jurangan ukur plus-minusnya.

Nah, itulah sedikit apa yang tahu penulis alami mulai dari awal karir saya sebagai trader. Sebagaimana yang saya katakan tadi, ini semata-mata intermezzo. Jangan ditanya pangkal teorinya, ya jelas tidak ada.

 BELAJAR MAIN FOREX PEMULA Perak Timur

BELAJAR MAIN FOREX PEMULA Perak Timur

BELAJAR MAIN FOREX PEMULA Perak Timur

SIGNAL FOREX YANG TEPAT Pangkajene

Order Detail
 SIGNAL FOREX YANG TEPAT Pangkajene

SIGNAL FOREX YANG TEPAT Pangkajene
Kali ini penulis ingin mengangkat rencana yang ringan saja. Pemain mata uang asing tak butuh masing-masing hari mengerutkan kening karena melulu memikirkan prosedur transaksi trading forex. Sesekali kita bahas masalah yg santai saja. Intermezzo saja. Boleh dong?

Udah berapa lama kamu trading? Seminggu? Sebulan? Setahun? Lebih? Apa yang sudah dgn kata lain sedang anda rasakan sekarang?

Saya ingin berbagi pengalaman mulai dari awal penulis trading di tahun 2005. Ada tdk semua langkah ketika forex transaksi trading mulai merasuki kehidupan saya. Mungkin juga agan mengalaminya.

SIGNAL FOREX YANG TEPAT Pangkajene
Langkah 1: Up to empat 30 hari pertama
Di step ini, bro/sis merasa amat bersemangat. Umumnya justru di step ini untung dari transaksi trading dapat kamu dapatkan dgn relatif efektif (aneh ya?). Lebih-Lebih akhir pekan yakni masa yang menyedihkan, karena pada 24 hour Sabtu & Minggu market tutup. Itu artinya tiada pips di dua hari tersebut, yang artinya juga tiada dollar yang masuk ke rekening bank Anda. Kalau ada pemeo berbunyi “I hate Mondays”, malah bapak/ibu memiliki jargon “I hate weekends”. Begitu day Senin tiba, boss bangun pagi dengan muka berseri-seri. Ready to rumble!

Obrolan bro/sis setiap hari pun enggak jauh dari hal-hal berbau trading. Di tiap kesempatan, bertemu dengan siapa pun, anda berupaya utk menggiring ihwal percakapan ke arah trading. Status-status Facebook dengan kata lain Twitter masing-masing day juga sebagaimana itu, dilampiri screenshot chart lengkap dgn peringkat entry yang tengah floating profit, berhias status semacam “Lanjut dengan kata lain close yaaa…?”, dengan kata lain “Lumayan juga buat membeli cendol”, dengan kata lain diberi ramuan relijius serupa “Alhamdulillah 24 jam ini dapat wihtdraw lagi.” Ya, semacam itulah. Istilah saya, lagi “genit-genitnya trading”.

SIGNAL FOREX YANG TEPAT Pangkajene

 SIGNAL FOREX YANG TEPAT Pangkajene

Fase 2: Beberapa bulanan kemudian….
Nah, beda dgn fase pertama, di fase ini rata-rata kerugian demi tekor mulai menghampiri. Biasanya juga, trader pemula (termasuk penulis dulu) mulai “rajin” memakaikan locking. Ini mungkin sanggup juga disebut fase “pusing 7 keliling”.

Krn tekor yang di-locking itu rata-rata berlanjut berhari-hari (bahkan dapat hingga berbulan-bulan), rata-rata terbawa dalam mimpi. Dapat jadi bapak/ibu terbangun di tengah malam krn mimpi buruk, menyaksikan locking­-an tiba-tiba udah terbuka namun minus-nya jadi semakin besar. Atau terlebih selagi baru memejamkan mata ketika hendak tidur, yg terbayang di pelupuk mata adalah running price. 1.0334… 1.0330… 1.0300… 1.0100… “Lho, lho… kok semakin turun? Masih ada buy di atas nih…!” Akhirnya tak jadi tidur, balik ke meja komputer dengan memelototi chart.

Di fase ini, umumnya mata hendak extra bengkak daripada biasanya. Muka pun dpt jadi lbh pucat, seakan menanggung beban hidup yg teramat berat.

Oh ya, di step ini rata-rata seseorang hendak menjadi lbh relijius. Ia akan ekstra banyak berdoa pada Tuhan, serta doanya makin lama gencar saat lagi loss. Apalagi mereka yang kebetulan mengelola modal orang lain. Bila kudu sampai nangis bombay.

SIGNAL FOREX YANG TEPAT Pangkajene
Fase 3: To be or not to be
Step ini memutuskan wkt depan karir trading seseorang. Entah dia berhenti, alias lanjut. Kalau berhenti, lazimnya sebab kapok dgn kata lain kenyataannya uangnya sudah habis. Kalau lanjut, kebanyakan krn ia masih penasaran hendak sukses di dunia trading forex, dengan kata lain karna sebenarnya udah menerima “ilmu” yg memadai. Intinya udah berlatih ekstra bagus lagi lah.

Kalau berhenti, ya sudah, kisahnya berakhir hingga di sini. Kalau lanjut, bermakna masuk ke step selanjutnya.

SIGNAL FOREX YANG TEPAT Pangkajene
Step 4: Show must go on
Di step ini ada dua tipe trader: pemain yg bebal, beserta yang udah belajar. Kalau rupa yang bebal, ia melanjutkan trading forexnya sebab memang penasaran bersama “uang lebih”-nya masih banyak. Yang rupa ini tidak mesti kita bahaslah.

Adapun yang golongan “well-educated trader”, ia merasa udah keren menjadi pemain krn udah banyak belajar. Entah itu full-time alias part-time trader, pokoknya trader. Di langkah ini, agan justru udah nggak betul-betul terkadang berbincang berhubungan trading dengan non-trader, kecuali bila ditanya.

Teman-teman agan sudah menafsirkan penguasaan agan & bagusnya ialah pembaca seorang diri sudah bisa menghitung penguasaan diri sendiri. Nggak tdk sering ada sahabat (non-trader) bertanya, “Dollar pengen ke mana nih?” padahal anda tidak pernah transaksi trading USD/IDR. Dgn Kata Lain ada yg bertanya, “IHSG menguat lagi ya?” Atau, “Gimana ide lo berkaitan ekonomi pada waktu Jokowi ini?” bro/sis udah dianggap sekaliber ekonom. Pusing deh. Tetapi positifnya, ilmu & wawasan boss justru jadi makin luas.

Namun, di fase ini jurangan mampu dikatakan matang sebagai seorang trader. Matang lho ya, nggak expert. Artinya, boss akan mempertimbangkan dengan bagus setiap ketetapan yang agan ambil. Sampai-Sampai kehati-hatian serupa itu juga hendak bro/sis pakekan dalam kehidupan sehari-hari. Tiap tindakan alias kepastian mau kamu ukur plus-minusnya.

Nah, itulah sekelumit apa yg sudah saya alami mulai dari awal karir penulis sbg trader. Serupa yg penulis katakan tadi, ini sekadar intermezzo. Jangan ditanya dasar teorinya, ya pasti nggak ada.

 SIGNAL FOREX YANG TEPAT Pangkajene

SIGNAL FOREX YANG TEPAT Pangkajene

SIGNAL FOREX YANG TEPAT Pangkajene

KURSUS FOREX DI JOGJA Manggarai

Order Detail
 KURSUS FOREX DI JOGJA Manggarai

KURSUS FOREX DI JOGJA Manggarai
Kali ini saya ingin mengangkat draf yg ringan saja. Trader mata uang asing tak perlu masing-masing hari mengerutkan kening krn melulu memikirkan teknik transaksi trading forex. Sesekali kita telaah problem yg santai saja. Intermezzo saja. Boleh dong?

Sudah berapa lama agan trading? Seminggu? Sebulan? Setahun? Lebih? Apa yang sudah alias sedang jurangan rasakan sekarang?

Saya hendak berbagi pengalaman mulai dari awal saya trading di thn 2005. Ada tidak semua step tatkala valuta asing trading mulai merasuki kehidupan saya. Mungkin juga agan mengalaminya.

KURSUS FOREX DI JOGJA Manggarai
Langkah 1: Up to empat bulan pertama
Di step ini, bro/sis merasa sangat bersemangat. Lazimnya justru di step ini profit dari trading sanggup agan miliki dengan relatif gampang (aneh ya?). Malahan akhir pekan adalah waktu yg menyedihkan, karena pd day Sabtu bersama Minggu market tutup. Itu artinya tiada pips di dua hari tersebut, yg artinya juga tiada dollar yg masuk ke rekening bank Anda. Kalau ada pemeo berbunyi “I hate Mondays”, malah jurangan mempunyai jargon “I hate weekends”. Begitu hari Senin tiba, bapak/ibu bangun pagi dengan wajah berseri-seri. Ready to rumble!

Obrolan bapak/ibu tiap hari pun tak jauh dari hal-hal berbau trading. Di setiap kesempatan, bertemu dengan siapa pun, boss berupaya utk menggiring problem percakapan ke sisi trading. Status-status Facebook dgn kata lain Twitter tiap 24 jam juga semacam itu, dilampiri screenshot chart lengkap dengan ambang entry yg tengah floating profit, berhias status semacam “Lanjut dgn kata lain close yaaa…?”, atau “Lumayan juga utk beli cendol”, atau diberi resep relijius sebagaimana “Alhamdulillah day ini dpt wihtdraw lagi.” Ya, semacam itulah. Istilah saya, lagi “genit-genitnya trading”.

KURSUS FOREX DI JOGJA Manggarai

 KURSUS FOREX DI JOGJA Manggarai

Step 2: Tdk Semua bulanan kemudian….
Nah, beda dengan step pertama, di step ini rata-rata loss demi kerugian mulai menghampiri. Lazimnya juga, trader pemula (termasuk saya dulu) mulai “rajin” memakekan locking. Ini mungkin sanggup juga disebut langkah “pusing 7 keliling”.

Sebab loss yg di-locking itu lazimnya berlanjut berhari-hari (bahkan mampu sampai berbulan-bulan), biasanya terbawa dalam mimpi. Dapat jadi bro/sis terbangun di tengah malam karena mimpi buruk, memandang locking­-an tiba-tiba sudah terbuka namun minus-nya jadi semakin besar. Alias lebih-lebih saat baru memejamkan mata ketika akan tidur, yang terbayang di pelupuk mata yaitu running price. 1.0334… 1.0330… 1.0300… 1.0100… “Lho, lho… kok semakin turun? Masih ada buy di atas nih…!” Akhirnya nggak jadi tidur, balik ke meja komputer dan memelototi chart.

Di step ini, biasanya mata bakal ekstra bengkak daripada biasanya. Muka pun dpt jadi lebih pucat, seakan menanggung beban hidup yang teramat berat.

Oh ya, di step ini umumnya pribadi akan berubah ekstra relijius. Ia akan ekstra banyak berdoa pd Tuhan, serta doanya semakin gencar momen lagi loss. Apalagi mereka yang kebetulan mengelola kapital orang lain. Bila wajib hingga nangis bombay.

KURSUS FOREX DI JOGJA Manggarai
Langkah 3: To be or not to be
Fase ini memutuskan masa depan karir trading seseorang. Entah dia berhenti, dgn kata lain lanjut. Kalau berhenti, umumnya sebab kapok alias sebenarnya uangnya udah habis. Kalau lanjut, kebanyakan krn ia masih penasaran kepingin sukses di dunia transaksi trading forex, dgn kata lain krn emang sudah mendapatkan “ilmu” yg memadai. Intinya sudah berlatih lebih positif lagi lah.

Kalau berhenti, ya sudah, kisahnya berakhir sampai di sini. Kalau lanjut, bermakna masuk ke fase selanjutnya.

KURSUS FOREX DI JOGJA Manggarai
Step 4: Show must go on
Di step ini ada dua tipe trader: trader yang bebal, bersama yg sudah belajar. Kalau tipe yg bebal, ia melanjutkan trading forexnya karna memang penasaran dan “uang lebih”-nya masih banyak. Yang model ini enggak mesti kita bahaslah.

Adapun yg golongan “well-educated trader”, ia merasa sudah hebat menjelma pemain karena udah byk belajar. Entah itu full-time atau part-time trader, pokoknya trader. Di fase ini, bro/sis malah udah tidak amat kadang kala berbicara berhubungan transaksi trading dengan non-trader, kecuali k'lo ditanya.

Teman-teman bro/sis sudah menafsirkan kecakapan agan dengan bagusnya merupakan agan independen udah bisa menilai kapabilitas diri sendiri. Tak nggak sering ada teman (non-trader) bertanya, “Dollar hendak ke mana nih?” sementara itu anda nggak sudah trading USD/IDR. Dgn Kata Lain ada yg bertanya, “IHSG menguat lagi ya?” Atau, “Gimana taksiran lo berkenaan ekonomi pd masa Jokowi ini?” jurangan udah dianggap sekaliber ekonom. Pusing deh. Namun positifnya, pengetahuan dengan wawasan pembaca malah jadi semakin luas.

Namun, di step ini kamu dpt dikatakan matang bagaikan seorang trader. Matang lho ya, tidak expert. Artinya, boss mau mempertimbangkan dgn bagus tiap dekrit yang anda ambil. Sampai-Sampai kehati-hatian sebagaimana itu juga hendak bapak/ibu terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap tindakan atau kepastian hendak kamu ukur plus-minusnya.

Nah, itulah sedikit apa yang pernah penulis alami mulai dari awal karir penulis sebagai trader. Sebagaimana yang saya katakan tadi, ini semata-mata intermezzo. Jangan ditanya prinsip teorinya, ya pasti tidak ada.

 KURSUS FOREX DI JOGJA Manggarai

KURSUS FOREX DI JOGJA Manggarai

KURSUS FOREX DI JOGJA Manggarai

BELAJAR GRAFIK FOREX Kepulauan Selayar

Order Detail
 BELAJAR GRAFIK FOREX Kepulauan Selayar

BELAJAR GRAFIK FOREX Kepulauan Selayar
Kali ini penulis pengen mengangkat tema yang ringan saja. Pemain forex tak butuh masing-masing 24 hour mengerutkan kening karena melulu memikirkan aturan transaksi trading forex. Sesekali kita telaah kondisi yg santai saja. Intermezzo saja. Boleh dong?

Udah berapa lama agan trading? Seminggu? Sebulan? Setahun? Lebih? Apa yg tahu alias sedang pembaca rasakan sekarang?

Penulis pengen berbagi experiance mulai dari awal penulis transaksi trading di thn 2005. Ada tdk semua fase pada waktu mata uang asing trading mulai merasuki kehidupan saya. Mungkin juga anda mengalaminya.

BELAJAR GRAFIK FOREX Kepulauan Selayar
Fase 1: Up to empat bulanan pertama
Di langkah ini, anda merasa amat bersemangat. Lazimnya justru di step ini cuan dari transaksi trading bisa anda temukan dgn relatif efisien (aneh ya?). Lebih-Lebih akhir pekan yakni wkt yang menyedihkan, karena pada 24 jam Sabtu dengan Minggu pasar tutup. Itu artinya tiada pips di dua hari tersebut, yang artinya juga tiada dollar yang masuk ke rekening Anda. Kalau ada pemeo berbunyi “I hate Mondays”, malah bapak/ibu memperoleh jargon “I hate weekends”. Begitu hari Senin tiba, anda bangun pagi dgn wajah berseri-seri. Ready to rumble!

Obrolan bapak/ibu masing-masing day pun nggak jauh dari hal-hal berbau trading. Di masing-masing kesempatan, bertemu dgn siapa pun, jurangan berupaya bakal menggiring hal percakapan ke tujuan trading. Status-status Facebook dgn kata lain Twitter setiap day juga semacam itu, dilampiri screenshot chart lengkap dengan peringkat entry yang tengah floating profit, berhias status semacam “Lanjut atau close yaaa…?”, dengan kata lain “Lumayan juga utk membeli cendol”, atau diberi resep relijius semacam “Alhamdulillah 24 jam ini bisa wihtdraw lagi.” Ya, semacam itulah. Istilah saya, lagi “genit-genitnya trading”.

BELAJAR GRAFIK FOREX Kepulauan Selayar

 BELAJAR GRAFIK FOREX Kepulauan Selayar

Fase 2: Nggak Semua 31 hari kemudian….
Nah, beda dgn langkah pertama, di langkah ini umumnya kerugian demi loss mulai menghampiri. Biasanya juga, trader pemula (termasuk penulis dulu) mulai “rajin” memakaikan locking. Ini mungkin mampu juga disebut langkah “pusing 7 keliling”.

Sebab loss yg di-locking itu biasanya berlanjut berhari-hari (bahkan dpt sampai berbulan-bulan), rata-rata terbawa dlm mimpi. Dpt jadi pembaca terbangun di tengah malam krn mimpi buruk, menengok locking­-an tiba-tiba udah terbuka tapi minus-nya jadi semakin besar. Dengan Kata Lain sampai-sampai saat baru memejamkan mata saat akan tidur, yg terbayang di pelupuk mata yakni running price. 1.0334… 1.0330… 1.0300… 1.0100… “Lho, lho… kok semakin turun? Masih ada buy di atas nih…!” Akhirnya nggak jadi tidur, balik ke meja komputer & memelototi chart.

Di step ini, kebanyakan mata hendak extra bengkak daripada biasanya. Wajah pun dpt jadi ekstra pucat, seakan menanggung beban hidup yg teramat berat.

Oh ya, di fase ini umumnya pribadi mau berubah ekstra relijius. Ia hendak lebih banyak beribadah pada Tuhan, dengan doanya semakin habis-habisan tatkala lagi loss. Apalagi mereka yang kebetulan mengelola modal orang lain. Bila mesti sampai nangis bombay.

BELAJAR GRAFIK FOREX Kepulauan Selayar
Fase 3: To be or not to be
Langkah ini menentukan wkt depan karir transaksi trading seseorang. Entah dia berhenti, dengan kata lain lanjut. Kalau berhenti, lazimnya krn kapok atau emang uangnya sudah habis. Kalau lanjut, biasanya krn ia masih penasaran ingin sukses di dunia trading forex, dengan kata lain sebab kenyataannya udah mendapatkan “ilmu” yang memadai. Intinya sudah belajar extra positif lagi lah.

Kalau berhenti, ya sudah, ceritanya berakhir hingga di sini. Kalau lanjut, berarti masuk ke fase selanjutnya.

BELAJAR GRAFIK FOREX Kepulauan Selayar
Langkah 4: Show must go on
Di step ini ada dua rupa trader: pemain yg bebal, dengan yang sudah belajar. Kalau jenis yang bebal, ia melanjutkan trading forexnya krn kenyataannya penasaran bersama “uang lebih”-nya masih banyak. Yang model ini nggak usah kita bahaslah.

Adapun yg golongan “well-educated trader”, ia merasa sudah keren berubah pemain karna sudah byk belajar. Entah itu full-time dgn kata lain part-time trader, pokoknya trader. Di step ini, jurangan malah udah tidak berlebihan ada kalanya ngobrol berhubungan transaksi trading dengan non-trader, kecuali k'lo ditanya.

Teman-teman kamu udah mengetahui kemahiran agan dan bagusnya yakni agan independen udah dapat menilai kemampuan diri sendiri. Tidak tidak sering ada rekan (non-trader) bertanya, “Dollar mau ke mana nih?” sementara itu pembaca tidak sempat transaksi trading USD/IDR. Alias ada yang bertanya, “IHSG menguat lagi ya?” Atau, “Gimana nasihat lo berkenaan ekonomi pd saat Jokowi ini?” boss udah dianggap sekaliber ekonom. Pusing deh. Tapi positifnya, pelajaran dengan wawasan pembaca malah jadi makin luas.

Namun, di fase ini jurangan mampu dikatakan matang sbg seorang trader. Matang lho ya, tanpa expert. Artinya, kamu hendak mempertimbangkan dgn positif setiap kesimpulan yg anda ambil. Lebih-Lebih kehati-hatian serupa itu juga akan agan terapkan dlm kehidupan sehari-hari. Tiap tindakan alias pertimbangan hendak bro/sis ukur plus-minusnya.

Nah, itulah sepenggal apa yang sempat penulis alami mulai dari awal karir saya bagaikan trader. Serupa yg saya katakan tadi, ini hyn intermezzo. Jangan ditanya pangkal teorinya, ya pasti tidak ada.

 BELAJAR GRAFIK FOREX Kepulauan Selayar

BELAJAR GRAFIK FOREX Kepulauan Selayar

BELAJAR GRAFIK FOREX Kepulauan Selayar

TRADING SYSTEM SAHAM Mojo

Order Detail
 TRADING SYSTEM SAHAM Mojo

TRADING SYSTEM SAHAM Mojo
Kali ini penulis mau mengangkat draf yg ringan saja. Pemain foreign exchange nggak kudu tiap hari mengerutkan kening krn melulu memikirkan prosedur trading forex. Sesekali kita telaah urusan yang santai saja. Intermezzo saja. Boleh dong?

Sudah berapa lama kamu trading? Seminggu? Sebulan? Setahun? Lebih? Apa yg sudah dgn kata lain sedang bapak/ibu liat sekarang?

Penulis mau berbagi experiance mulai dari awal penulis transaksi trading di tahun 2005. Ada tdk semua step tempo mata uang transaksi trading mulai merasuki kehidupan saya. Mungkin juga anda mengalaminya.

TRADING SYSTEM SAHAM Mojo
Fase 1: Up to empat 30 hari pertama
Di langkah ini, boss merasa sangat bersemangat. Biasanya justru di step ini cuan dari transaksi trading sanggup agan terima dgn relatif efektif (aneh ya?). Malahan akhir pekan yaitu saat yang menyedihkan, krn pd 24 hour Sabtu dengan Minggu pasar tutup. Itu artinya tiada pips di dua 24 jam tersebut, yg artinya juga tiada dollar yg masuk ke akun Anda. Kalau ada pemeo berbunyi “I hate Mondays”, malah pembaca memiliki jargon “I hate weekends”. Begitu day Senin tiba, bro/sis bangun pagi dgn muka berseri-seri. Ready to rumble!

Obrolan bro/sis tiap 24 hour pun nggak jauh dari hal-hal berbau trading. Di tiap kesempatan, bertemu dengan siapa pun, kamu berupaya buat menggiring urusan percakapan ke arah trading. Status-status Facebook dengan kata lain Twitter setiap hari juga sebagaimana itu, dilampiri screenshot chart lengkap dgn level entry yg tengah floating profit, berhias status semacam “Lanjut atau close yaaa…?”, dengan kata lain “Lumayan juga utk berbelanja cendol”, dgn kata lain diberi bumbu relijius sebagaimana “Alhamdulillah 24 jam ini dapat wihtdraw lagi.” Ya, semacam itulah. Istilah saya, lagi “genit-genitnya trading”.

TRADING SYSTEM SAHAM Mojo

 TRADING SYSTEM SAHAM Mojo

Langkah 2: Tdk Semua bln kemudian….
Nah, beda dgn langkah pertama, di langkah ini umumnya kerugian demi kerugian mulai menghampiri. Biasanya juga, pemain pemula (termasuk penulis dulu) mulai “rajin” menggunakan locking. Ini mungkin bisa juga disebut fase “pusing 7 keliling”.

Sebab tekor yang di-locking itu rata-rata berlanjut berhari-hari (bahkan sanggup sampai berbulan-bulan), kebanyakan terbawa dlm mimpi. Sanggup jadi jurangan terbangun di tengah malam krn mimpi buruk, menengok locking­-an tiba-tiba udah terbuka tetapi minus-nya jadi semakin besar. Dgn Kata Lain sampai-sampai pada waktu baru memejamkan mata momen hendak tidur, yg terbayang di pelupuk mata yakni running price. 1.0334… 1.0330… 1.0300… 1.0100… “Lho, lho… kok makin turun? Masih ada buy di atas nih…!” Akhirnya nggak jadi tidur, balik ke meja komputer beserta memelototi chart.

Di fase ini, biasanya mata hendak lebih bengkak ketimbang biasanya. Wajah pun bisa jadi lbh pucat, seakan menanggung beban hidup yang teramat berat.

Oh ya, di langkah ini rata-rata seseorang bakal menjelma lebih relijius. Ia akan extra banyak berdoa pada Tuhan, dan doanya semakin habis-habisan kala lagi loss. Apalagi mereka yang kebetulan mengelola kapital orang lain. Bila harus hingga nangis bombay.

TRADING SYSTEM SAHAM Mojo
Step 3: To be or not to be
Langkah ini memastikan waktu depan karir transaksi trading seseorang. Entah dia berhenti, dgn kata lain lanjut. Kalau berhenti, kebanyakan sebab kapok dgn kata lain sebenarnya uangnya sudah habis. Kalau lanjut, kebanyakan krn ia masih penasaran hendak sukses di dunia transaksi trading forex, alias karena memang sudah menemukan “ilmu” yg memadai. Intinya sudah berlatih lbh baik lagi lah.

Kalau berhenti, ya sudah, kisahnya berakhir sampai di sini. Kalau lanjut, bermakna masuk ke langkah selanjutnya.

TRADING SYSTEM SAHAM Mojo
Langkah 4: Show must go on
Di langkah ini ada 2 rupa trader: trader yang bebal, serta yang udah belajar. Kalau tipe yg bebal, ia melanjutkan transaksi trading forexnya krn benar-benar penasaran beserta “uang lebih”-nya masih banyak. Yang model ini nggak usah kita bahaslah.

Adapun yg golongan “well-educated trader”, ia merasa udah bagus menjadi trader sebab udah byk belajar. Entah itu full-time dgn kata lain part-time trader, pokoknya trader. Di fase ini, pembaca malah sudah tak betul-betul kadang kala chatting berkaitan transaksi trading dgn non-trader, kecuali k'lo ditanya.

Teman-teman jurangan udah mengetahui kecakapan anda & bagusnya ialah pembaca seorang diri udah dapat menghitung kepandaian diri sendiri. Tak jarang ada teman (non-trader) bertanya, “Dollar pengen ke mana nih?” sementara itu kamu nggak pernah transaksi trading USD/IDR. Dgn Kata Lain ada yang bertanya, “IHSG menguat lagi ya?” Atau, “Gimana taksiran lo berhubungan ekonomi pd masa Jokowi ini?” anda sudah dianggap sekaliber ekonom. Pusing deh. Namun positifnya, pemahaman dan wawasan bro/sis justru jadi makin luas.

Namun, di langkah ini anda mampu dikatakan matang sbg seorang trader. Matang lho ya, tidak expert. Artinya, pembaca akan mempertimbangkan dgn bagus tiap ketentuan yg boss ambil. Bahkan kehati-hatian semacam itu juga hendak kamu pakekan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap tindakan alias ketetapan hendak bapak/ibu ukur plus-minusnya.

Nah, itulah sekelumit apa yang sempat saya alami mulai dari awal karir penulis bagaikan trader. Seperti yg penulis katakan tadi, ini hyn intermezzo. Jangan ditanya asas teorinya, ya pasti enggak ada.

 TRADING SYSTEM SAHAM Mojo

TRADING SYSTEM SAHAM Mojo

TRADING SYSTEM SAHAM Mojo

 
Support : Copyright © 2011. DOWNLOAD EBOOK TRADING FOREX | PDF PREMIUM GRATIS!!! - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger