TRADING SAHAM WIKIPEDIA Tasikmalaya

 TRADING SAHAM WIKIPEDIA Tasikmalaya

TRADING SAHAM WIKIPEDIA Tasikmalaya
Kali ini penulis ingin mengangkat tema yang ringan saja. Pemain valuta asing nggak usah tiap 24 jam mengerutkan kening sebab melulu memikirkan tips transaksi trading forex. Sesekali kita bahas perkara yang santai saja. Intermezzo saja. Boleh dong?

Sudah berapa lama boss trading? Seminggu? Sebulan? Setahun? Lebih? Apa yg sempat dengan kata lain sedang bro/sis rasakan sekarang?

Penulis ingin berbagi pengalaman mulai dari awal penulis transaksi trading di tahun 2005. Ada tidak semua langkah tempo mata uang transaksi trading mulai merasuki kehidupan saya. Mungkin juga kamu mengalaminya.

TRADING SAHAM WIKIPEDIA Tasikmalaya
Langkah 1: Up to empat bln pertama
Di step ini, agan merasa sangat bersemangat. Kebanyakan justru di langkah ini untung dari trading dapat bapak/ibu dapatkan dengan relatif efektif (aneh ya?). Terlebih akhir pekan yakni masa yang menyedihkan, sebab pd hari Sabtu serta Minggu market tutup. Itu artinya tiada pips di 2 24 hour tersebut, yang artinya juga tiada dollar yg masuk ke rekening bank Anda. Kalau ada pemeo berbunyi “I hate Mondays”, malah pembaca memperoleh jargon “I hate weekends”. Begitu hari Senin tiba, pembaca bangun pagi dgn muka berseri-seri. Ready to rumble!

Obrolan jurangan setiap 24 hour pun enggak jauh dari hal-hal berbau trading. Di masing-masing kesempatan, bertemu dengan siapa pun, pembaca berupaya bakal menggiring ihwal percakapan ke sisi trading. Status-status Facebook dgn kata lain Twitter masing-masing 24 hour juga serupa itu, dilampiri screenshot chart lengkap dengan level entry yang tengah floating profit, berhias status semacam “Lanjut dgn kata lain close yaaa…?”, dgn kata lain “Lumayan juga buat membeli cendol”, dengan kata lain diberi rempah-rempah relijius serupa “Alhamdulillah 24 hour ini dapat wihtdraw lagi.” Ya, semacam itulah. Istilah saya, lagi “genit-genitnya trading”.

TRADING SAHAM WIKIPEDIA Tasikmalaya

 TRADING SAHAM WIKIPEDIA Tasikmalaya

Fase 2: Tdk Semua bulanan kemudian….
Nah, beda dengan step pertama, di fase ini lazimnya tekor demi kerugian mulai menghampiri. Biasanya juga, pemain pemula (termasuk saya dulu) mulai “rajin” memakekan locking. Ini mungkin bisa juga dikenal dengan fase “pusing 7 keliling”.

Krn tekor yang di-locking itu kebanyakan berlanjut berhari-hari (bahkan dpt sampai berbulan-bulan), umumnya terbawa dlm mimpi. Dpt jadi pembaca terbangun di tengah malam sebab mimpi buruk, memandang locking­-an tiba-tiba udah terbuka namun minus-nya jadi semakin besar. Alias terlebih tempo baru memejamkan mata kala mau tidur, yang terbayang di pelupuk mata yakni running price. 1.0334… 1.0330… 1.0300… 1.0100… “Lho, lho… kok semakin turun? Masih ada buy di atas nih…!” Akhirnya tidak jadi tidur, balik ke meja komputer dan memelototi chart.

Di step ini, kebanyakan mata akan extra bengkak ketimbang biasanya. Wajah pun bisa jadi ekstra pucat, seakan menanggung beban hidup yang teramat berat.

Oh ya, di langkah ini lazimnya seseorang akan menjelma lbh relijius. Ia akan extra banyak beribadah pada Tuhan, dan doanya semakin gencar tempo lagi loss. Apalagi mereka yg kebetulan mengelola modal orang lain. Bila mesti sampai nangis bombay.

TRADING SAHAM WIKIPEDIA Tasikmalaya
Langkah 3: To be or not to be
Fase ini menentukan masa depan karir trading seseorang. Entah dia berhenti, dengan kata lain lanjut. Kalau berhenti, biasanya karna kapok dengan kata lain benar-benar uangnya udah habis. Kalau lanjut, kebanyakan sebab ia masih penasaran ingin berhasil di dunia transaksi trading forex, dgn kata lain krn kenyataannya udah menemukan “ilmu” yg memadai. Intinya udah belajar lebih baik lagi lah.

Kalau berhenti, ya sudah, kisahnya berakhir sampai di sini. Kalau lanjut, berarti masuk ke step selanjutnya.

TRADING SAHAM WIKIPEDIA Tasikmalaya
Langkah 4: Show must go on
Di step ini ada dua jenis trader: pemain yg bebal, dan yg sudah belajar. Kalau tipe yg bebal, ia melanjutkan trading forexnya karna kenyataannya penasaran dan “uang lebih”-nya masih banyak. Yang model ini tak usah kita bahaslah.

Adapun yg golongan “well-educated trader”, ia merasa sudah bagus menjadi pemain karena sudah byk belajar. Entah itu full-time atau part-time trader, pokoknya trader. Di langkah ini, boss malah udah tidak terlalu sekali waktu berbincang tentang transaksi trading dengan non-trader, kecuali bila ditanya.

Teman-teman agan sudah mengetahui penguasaan agan dengan bagusnya ialah bro/sis sendiri udah bisa menilai kemampuan diri sendiri. Tak tdk sering ada sahabat (non-trader) bertanya, “Dollar hendak ke mana nih?” padahal jurangan tak sempat trading USD/IDR. Atau ada yang bertanya, “IHSG menguat lagi ya?” Atau, “Gimana prinsip lo mengenai ekonomi pada masa Jokowi ini?” anda udah dianggap sekaliber ekonom. Pusing deh. Tapi positifnya, ilmu dengan wawasan kamu justru jadi makin luas.

Namun, di step ini agan dpt dikatakan matang selaku seorang trader. Matang lho ya, bukan expert. Artinya, bro/sis hendak mempertimbangkan dgn bagus tiap dekrit yang anda ambil. Bahkan kehati-hatian serupa itu juga mau kamu pakaikan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap tindakan alias ketetapan hendak agan ukur plus-minusnya.

Nah, itulah sedikit apa yg pernah penulis alami mulai dari awal karir saya sebagai trader. Sebagaimana yg saya katakan tadi, ini hanya intermezzo. Jangan ditanya fondasi teorinya, ya jelas tak ada.

 TRADING SAHAM WIKIPEDIA Tasikmalaya

TRADING SAHAM WIKIPEDIA Tasikmalaya

TRADING SAHAM WIKIPEDIA Tasikmalaya

LihatTutupKomentar